Authors

  • Sahrul Layali

    Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia

    Corresponding author

  • Tugimin Supriyadi

    Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia

  • Sandra Adetya

    Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia

  1. Received2026-06-27
  2. Accepted2026-08-04
  3. Published2026-08-04

Abstract

Perkembangan transportasi berbasis aplikasi menyebabkan pengemudi ojek online menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan stres kerja dan memengaruhi perilaku berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan aggressive driving pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 113 pengemudi Grab yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur stres kerja dan aggressive driving. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara stres kerja dengan aggressive driving dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,533 dan nilai signifikansi p < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami pengemudi, semakin tinggi pula kecenderungan melakukan aggressive driving. Dengan demikian, pengelolaan stres kerja menjadi salah satu upaya penting untuk mengurangi perilaku mengemudi agresif serta meningkatkan keselamatan berkendara pada pengemudi ojek online.

How to Cite

Hubungan antara Stres Kerja dengan Aggresive Driving pada Ojek Online. (2026). Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara, 2(4), 231-237. https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.345

Download Citation: Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX

References

  1. AntaraNews. (2017). Pengendara ojek online tewas terjepit bus di Bekasi. https://megapolitan.antaranews.com/berita/27207/pengendara-ojek-online-tewas-terjepit-bus-di-bekasi
  2. Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi.
  3. BPS. (2024). Jumlah Kecelakaan, Korban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTEzIzI=/jumlah-kecelakaan--korban-mati--luka-berat--luka-ringan--dan-kerugian-materi.html
  4. Chen, C. (2023). Investigating the Effects of Job Stress on the Distraction and Risky Driving Behaviors of Food Delivery Motorcycle Riders. Safety and Health at Work, 14(2), 207–214. https://doi.org/10.1016/j.shaw.2023.03.004
  5. Hellobekasi.com. (2024). Seorang Pengojek Online Terlindas Truk Trailer di Bekasi, Begini Kronologinya Menurut Polisi. https://hellobekasi.com/seorang-pengojek-online-terlindas-truk-trailer-di-bekasi-begini-kronologinya-menurut-polisi/
  6. Houston, J. M., & Harris, P. (2003). The Aggressive Driving Behavior Scale: Developing a Self-Report Measure of Unsafe Driving Practices. 193–202.
  7. Pertiwi, F. A. (2020). Stres Kerja Dengan Aggressive Driving Pada Pengemudi Ojek Online. 45, 1–12.
  8. Phientercahyadi, A. V., & Tjhin, P. (2026). Hubunga Stres Kerja dan Perilaku Mengemudi Agresif Pada Driver Ojek Online. 11(1), 10–17.
  9. Purnomo, N. E., & Widyastuti. (2025). Terdapat Hubungan Positif Antara Perilaku Mengemudi Agresif dan Stres Kerja di Kalangan Pengemudi Wanita. 10(2), 1–14. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.9438
  10. Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2008). Perilaku Organisasi (15th ed.). Jakarta: Salemba empat.
  11. Samara, Y. R. S., Lidia, K., & Setiawan, I. M. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dwngan Perilaku Aggresive Driving Pada Pengemudi Ojek Online di Kota Kupang. 3(April), 88–96. https://doi.org/https://doi.org/10.35508/cmj.v10i1.6811
  12. Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job Demands , Job Resources , and Their Relationship with Burnout and Engagement : A Multi-Sample Study. 315(March 2003), 293–315. https://doi.org/10.1002/job.248
  13. Silvia, D., & Wibowo, D. hendro. (2024). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Aggresive Driving Dengan Moderator Jenis Kelamin Pada Pengemudi Ojek Online. 2, 27–48.
  14. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.); 2nd ed.).
  15. Winata, R. A., & Budiman, R. D. (2025). Occupational Safety Risks of Online Motorcycle Taxi Drivers Case Study and OSH Recommendations. 2(1), 56–62.

License

CC BY 4.0

© 2026 Sahrul Layali, Tugimin Supriyadi, Sandra Adetya

View license

Penggunaan artikel akan diatur oleh lisensi Creative Commons Attribution seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).

Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, selama mereka memberi kredit kepada penulis untuk karya aslinya.

How to Cite

Hubungan antara Stres Kerja dengan Aggresive Driving pada Ojek Online. (2026). Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara, 2(4), 231-237. https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.345

Other articles in this issue

Table of Contents →