Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua dengan Perilaku Phubbing pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.322Keywords:
Kualitas Attachment Orang Tua , Perilaku Phubbing, Remaja, Attachment, SmartphoneAbstract
Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua Dengan Perilaku Phubbing Pada Remaja. Perilaku phubbing merupakan kecenderungan individu untuk mengabaikan orang lain dalam interaksi tatap muka karena lebih memusatkan perhatian pada penggunaan smartphone. Fenomena ini semakin sering ditemukan pada remaja dan dapat berdampak pada kualitas hubungan sosial maupun hubungan dengan keluarga. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan perilaku phubbing adalah kualitas attachment orang tua, yaitu ikatan emosional yang ditandai dengan adanya kepercayaan, komunikasi yang baik, dan rendahnya keterasingan antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas attachment orang tua dengan perilaku phubbing pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 813 siswa kelas X dan XI SMA Negeri X. Sampel penelitian sebanyak 243 siswa dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Setelah proses screening dan penghapusan outlier, data yang dianalisis berasal dari 185 responden. Pengumpulan data menggunakan skala Perilaku Phubbing berdasarkan teori Karadağ et al. (2015) dan skala Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) dari Armsden dan Greenberg (1987). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kualitas attachment orang tua dengan perilaku phubbing pada remaja dengan nilai koefisien korelasi sebesar r=−0,157 dan nilai signifikansi sebesar p=0,033 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas attachment orang tua, maka semakin rendah perilaku phubbing pada remaja, demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, orang tua disarankan meningkatkan kualitas komunikasi, kepercayaan, dan kedekatan emosional dengan remaja untuk meminimalkan kecenderungan perilaku phubbing.
References
Al-saggaf, Y., & Donnell, S. B. O. (2019). Phubbing : Perceptions, Reasons Behind, Predictors, and Impacts. Hum Behav & Emerg Tech., 1(2), 1–9. https://doi.org/10.1002/hbe2.137
Alotaibi, M. S., Fox, M., Coman, R., Ratan, Z. A., & Hosseinzadeh, H. (2022). Perspectives and Experiences of Smartphone Overuse among University Students in Umm Al-Qura University (UQU), Saudi Arabia: A Qualitative Analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(4397), 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ ijerph19074397
Anshari, M. H., Fauziah, N. H. I., & Zulaikha, S. R. (2025). Phubbing Sebagai Tantangan Dalam Peningkatan Kemampuan Literasi di Kalangan Pelajar. Pustaka Karya: Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 13(1), 183–194.
APJII. (2023). Survei APJII Pengguna Internet di Indonesia Tembus 215 Juta Orang. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id/berita/d/survei-apjii-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-215-juta-orang
Armsden, G. C., & Greenberg, M. T. (1987). The Inventory of Parent and Peer Attachment : Individual Differences and Their Relationship to Psychological Well-Being in Adolescence. Journal of Youth and Adolescence, 16(5), 427–454. https://doi.org/https://psycnet.apa.org/doi/10.1007/BF02202939
Azwar, S. (2018). Metode Penelitian Psikologi (2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Bowlby, J. (2015). Attachment Theory, Separation Anxiety, and Mourning. International Psychotherapy Institute.
Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2016). Computers in Human Behavior How “ phubbing ” becomes the norm : The antecedents and consequences of snubbing via smartphone. Computers in Human Behavior, 63, 9–18. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.05.018
Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2018). The Effects of “Phubbing” on Social Interaction. Journal of Applied Social Psychology, 48(6), 304–316. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/jasp.12506
David, M. E., & Roberts, J. A. (2017). Phubbed and Alone: Phone Snubbing, Social Exclusion, and Attachment to Social Media. Journal of the Association for Consumer Research, 2(2), 155–163. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1086/690940
Elhai, J. D., Yang, H., Rozgonjuk, D., & Montag, C. (2020). Addictive Behaviors Using machine learning to model problematic smartphone use severity : The signi fi cant role of fear of missing out. Addictive Behaviors, 103, 106261. https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2019.106261
Farhan, A. R., Viona, S. W., & Alamy, S. A. (2024). Profil Gaya Kelekatan pada Remaja di Indonesia : Kajian Literatur Sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 1–22.
Febriany, S. P., Puspita, C., & Cintyastuti, M. A. (2025). Dampak Phubbing Pada Perilaku Dan Psikologis Remaja. J-Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 1562–1570.
Hasiolan, M. I. S., & Sutejo. (2015). Efek Dukungan Emosional Keluarga pada Harga Diri Remaja: Pilot Study. Jurnal Keperawatan Indonesia, 18(2), 67–71. https://doi.org/https://doi.org/10.7454/jki.v18i2.400
Hidayah, B. C. R. S. Al, Yaqinah, S. N., & Hasbi, U. H. (2025). Penggunaan Media Sosial dan Perubahan Perilaku Sosial Remaja. Jurnal Humanitas, 11(1), 57–70. https://doi.org/https://doi.org/10.29408/jhm.v11i1.29179
Idriyani, N. (2020). Adaptasi Alat Ukur Kelekatan Dengan Orang Tua. Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Indriyani, F., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pola Interaksi Sosial Remaja. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 9(3), 101–110. https://doi.org/https://doi.org/10.9963/wb4tpq02
Jannah, M., Irdha, M. F., Rambe, M. M. F., & Az-Zahra, T. C. S. (2024). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Remaja. Mutiara: Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 2(1), 93–106. https://doi.org/https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i1.861
Jeremy, F., Mumek, L., Susanti, A. T., & Suwartiningsih, S. (2024). Analisis Perilaku Phubbing Dan Dampaknya Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Sosiologi Uksw Salatiga Di Era Digital. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 3299–3312.
Karadağ, E., Tosuntaş, Ş. B., Erzen, E., Duru, P., Bostan, N., Şahin, B. M., Çulha, İ., & Babadağ, B. (2015). Determinants of Phubbing, Which Is The Sum of Many Virtual Addictions: A Structural Equation Model. Journal of Behavioral Addictions, 4(2), 60–74. https://doi.org/10.1556/2006.4.2015.005
Karadağ, E., Tosuntaş, Ş. B., Erzen, E., Duru, P., Bostan, N., Şahin, B. M., Çulha, İ., & Babadağ, B. (2016). The Virtual World ’ s Current Addiction: Phubbing. Addicta: The Turkish Journal On Addictions, 3(2), 250–269. https://doi.org/10.15805/addicta.2016.3.0013
Khasanah, A. N., Fitriani, R. L., & Permatawati, S. (2024). Phubbing Sebagai Tantangan Etika Komunikasi : Dampaknya terhadap Kesejahteraan Emosional dalam Hubungan Personal. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(4), 363–372. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.834
Lamantu, I. A., Tuerah, P. R., & Lobja, X. E. (2025). Penggunaan Smartphone Pada Masyarakat di Desa Rumengkor. Abdurrauf Science and Society, 1(4), 720–739. https://doi.org/10.70742/asoc.v1i4.325
Niu, G., Yao, L., Wu, L., Tian, Y., Xu, L., & Sun, X. (2020). Parental Phubbing and Adolescent Problematic Mobile Phone Use: The Role of Parent-Child Relationship and Self-Control. Children and Youth Services Review, 116, 105247. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105247
Nur, A., & Melati. (2024). Peran Smartphone Terhadap Sosialisasi Orang Di Zaman Sekarang. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 4(12), 1–16.
Pangestu, P. (2025). Dampak Isolasi Sosial terhadap Fungsi Kognitif dan Emosional Individu. Literacy Notes, 1(1), 1–9. http://liternote.com/index.php/ln/article/view/242
Proborini, R., & Septania, S. (2021). Adiksi Smartphone Ditinjau dari Attachment Orang Tua-Remaja dan Regulasi Emosi. Jurnal Insight Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember, 17(1), 74–87. https://doi.org/10.32528/ins.v
Putri, F. R. S., Mendiota, E. R., Anggela, F. R., & Avezahra, M. H. (2023). Perilaku Phubbing pada Remaja dalam Hubungan Keluarga. Jurnal Flourishing, 3(4), 120–124. https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v3i42023p120-124
Roberts, J. A., & David, M. E. (2016). My life Has become A Major Distraction From My Cell Phone: Partner Phubbing and Relationship Satisfaction Among Romantic Partners. Computers in Human Behavior, 54, 134–141. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.07.058
Sabrina, K. N., Syakarofath, N. A., Karmiyati, D., & Widyasari, D. C. (2022). Loneliness dan Internalizing Problems Remaja. Psychopolytan : Jurnal Psikologi, 5(2), 142–149. https://doi.org/10.36341/psi.v5i2.2337
Salsabila, M. D., Sartika, D. D., Randi, & Hendarso, Y. (2024). Relasi Sosial Pada Pelaku Phone Snubbing (Phubbing) Mahasiswa Universitas Sriwijaya Di Kota Palembang. Gayana: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 7(1), 236–251.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development Jilid 1 (13th ed.). Erlangga.
Suryadi. (2024). Peran Teman Sebaya Dalam Pembentukan Identitas Remaja. Tugas Mahasiswa Psikologi, 1(1), 1–12.
UNICEF. (2025). “Tidak Ada Lagi Korban, Tidak Ada Lagi Keheningan”: Remaja Tuli Tangani Keamanan Internet. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/stories/tidak-ada-lagi-korban-tidak-ada-lagi-keheningan-remaja-tuli-tangani-keamanan-internet
Zisa, S. F., Effendib, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15550
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Selly Dwining Maulidina, Andreas Corsini Widya Nugraha, Arfian Arfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penggunaan artikel akan diatur oleh lisensi Creative Commons Attribution seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, selama mereka memberi kredit kepada penulis untuk karya aslinya.












