Hubungan Agresivitas Verbal dengan Perilaku Cyberbullying di Kalangan Gen Z pada Pengguna Tiktok
DOI:
https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.329Keywords:
Agresivitas Verbal, Cyberbullying, Generasi Z, TikTok, Media SosialAbstract
Penelitian ini disusun untuk menguji keterkaitan antara agresivitas verbal dengan kemunculan perilaku cyberbullying pada Generasi Z pengguna TikTok di Kota Bekasi. Maraknya penggunaan TikTok di kalangan generasi muda turut membuka ruang bagi munculnya interaksi yang tidak sehat secara daring, salah satunya cyberbullying, yang diduga sebagian dipicu oleh tingginya kecenderungan agresivitas verbal individu. Desain yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan 120 responden Generasi Z berusia 14-29 tahun berdomisili di Bekasi dan aktif menggunakan TikTok, dijaring melalui purposive sampling. Data dijaring lewat dua instrumen, yakni Cyberbullying Offending Scale (COS) hasil adaptasi dari Hinduja dan Patchin (2015) berisi 9 aitem, serta Verbal Aggressiveness Scale (VAS) hasil adaptasi dari Infante dan Wigley (1986) berisi 20 aitem. Karena data kedua variabel tidak berdistribusi normal, pengujian hubungan memakai korelasi Spearman's rho berbantuan JASP. Hasilnya memperlihatkan koefisien sebesar 0,677 dengan p < 0,001, yang berarti Ha diterima: terdapat hubungan positif yang kuat antara agresivitas verbal dan cyberbullying. Artinya, makin tinggi agresivitas verbal seseorang, makin besar pula kecenderungannya berperilaku cyberbullying. Secara deskriptif, sebagian besar responden (57,50%) berada pada taraf agresivitas verbal sedang, sementara untuk cyberbullying, mayoritas (51,67%) juga pada taraf sedang. Ditemukan pula perbedaan bermakna pada cyberbullying menurut jenis kelamin (p = 0,048) dan usia (p = 0,030), dengan rerata yang lebih tinggi pada laki-laki dan kelompok usia 20-24 tahun.
References
Febriyanti, E., Sarira, T., Koanda, N., & Bintang, R. S. (n.d.). Pengaruh Toxic Masculinity terhadap Agresivitas pada Pria Dewasa Awal di Kota Makassar The Influence of Toxic Masculinity on Aggressiveness among Early Adult Men in Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 5(2). https://doi.org/10.56326/jpk.v5i2.7580
Happy, M., & Sijabat, D. (2025). Media Hukum Indonesia (MHI) Dugaan Perundungan di Lingkungan Kampus: Studi Kasus Kematian Timothy Anugerah di Universitas Udayana Alleged Bullying in the Campus Environment: A Case Study of the Death of Timothy Anugerah at Udayana University. 4(1), 1202–1213. https://doi.org/10.5281/zenodo.18434460
Harahap, A. S., Nabila, S., Sahyati, D., Tindaon, M., & Batubara, A. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Etika Remaja Di Era Digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i2.19
Herlambang Pratama, F., Supriyadi, T., & Abdillah, R. (2026). Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Agresi Verbal Pada Gen Z The Relationship Between Social Media Use and Verbal Aggression Among Generation Z. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6). https://doi.org/10.5281/zenodo.18239495
Indra Kuncoro, D., & Bayu Segara, N. (n.d.). Analisis Jenis Cyberbullying Di Media Sosial ”TikTok” Pada Kalangan Remaja (Vol. 5, Number 2). Retrieved https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/PENIPS/index
Infante, D. A., & Wigley, C. J. (1986). Verbal aggressiveness: An interpersonal model and measure. Communication Monographs, 53(1), 61–69. https://doi.org/10.1080/03637758609376126
Lestari, S. N., Lestari, B. S., & Puspitasari, D. (2023). Agresivitas Verbal Mahasiswa Penggunaan Media Sosial : Bagaimana Agresivitas Verbal Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Peran Regulasi Emosi? In Journal Of Gender Equality And Social Inclusion (Gesi) (Vol. 62, Number 1).
Marlef, A., Masyhuri, M., & Muda, Y. (2024). Mengenal dan Mencegah Cyberbullying: Tantangan Dunia Digital. Journal of Education Research, 5(3), 4002–4010. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1295
Maulita Triana, N. (2024). Hubungan Kepribadian Machiavellianisme Dengan Perilaku Cyberbullying Pada Generasi Z. Versi Cetak), 8(2), 312–318. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v8i2.27466
Patchin & Hinduja. (2015). patchin 2015. Aggression and Violent Behavior.
Pramelia Putri, N., & Mareza, L. (2025). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Tiktok Terhadap Gaya Komunikasi Verbal Peserta Didik Kelas V Di SD Negeri 1 Tambaksogra.
Putri Safira Pitaloka. (2025, February 21). Kematian Kim Sae Ron Bukti Nyata Dampak Perundungan Siber. Tempo.
Salahuddin, N., Taibe, P., & Minarni, M. (2024). Pengaruh Self-Control Terhadap Agresivitas Verbal Pada Remaja Akhir Pengguna Media Sosial Instagram Di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(1), 215–221. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i1.3614
Salsabila, N., & Sumarwan, U. (2024). Analisis Cyberbullying pada Masa Pilpres 2024 Berdasarkan Social Bonds Theory. R2J, 6(4). https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4
Smith, P. K., Mahdavi, J., Carvalho, M., Fisher, S., Russell, S., & Tippett, N. (2008). Cyberbullying: Its nature and impact in secondary school pupils. Journal of Child Psychology and Psychiatry and Allied Disciplines, 49(4), 376–385. https://doi.org/10.1111/j.1469-7610.2007.01846.x
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D 2017. 8–81.
Valiant, V., & Paramita, S. (n.d.). Peran Aplikasi Tiktok Sebagai Media Komunikasi Ekspresif Penyintas Covid-19.
Waluyo Akademi Keperawatan Bunda Delima, A., Ketapang No, J., Raya, T., & Lampung, B. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Agresif Verbal Remaja Indonesia Di Media Sosial. In JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia (Vol. 12).
Wati, A., Syahriandi, S., & Harliyana, I. (2025). Analisis Bentuk-Bentuk Bullying Verbal Dalam Kolom Komentar Di Media Sosial Tiktok (kajian Pragmatik Wacana). PRASI, 20(02), 500–517. https://doi.org/10.23887/prasi.v20i02.103058
Yulieta, F. T., Syafira, H. N. A., Alkautsar, M. H., Maharani, S., & Audrey, V. (2021). Pengaruh Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(8). https://doi.org/10.56393/decive.v1i8.298
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ikawati Ratnaduhita, Ferdy Muzzamil, Rizma Afian Azhiim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penggunaan artikel akan diatur oleh lisensi Creative Commons Attribution seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, selama mereka memberi kredit kepada penulis untuk karya aslinya.












