Hukum dan Regulasi Media di Indonesia dalam Kasus: Penangkapan Direktur Pemberitaan JAK TV
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan hukum dan regulasi media di Indonesia dalam konteks perkembangan media digital, dengan menyoroti kasus penangkapan Direktur Pemberitaan JAK TV sebagai representasi ketegangan antara kebebasan pers dan penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta mengidentifikasi tantangan penerapannya di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kajian pustaka terhadap literatur akademik, dokumen peraturan perundang-undangan, serta pernyataan resmi lembaga terkait seperti Dewan Pers. Hasil penelitian menunjukkan adanya tumpang tindih antara UU Pers dan UU ITE yang berpotensi menimbulkan kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik. Selain itu, lemahnya koordinasi antar lembaga penegak hukum serta rendahnya literasi hukum dan digital di masyarakat turut memperburuk perlindungan kebebasan pers. Berdasarkan perspektif teori tanggung jawab sosial media, penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kebebasan pers dan tanggung jawab etis dalam praktik jurnalistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan reformasi hukum media yang lebih adaptif, peningkatan literasi hukum bagi jurnalis, serta penguatan peran Dewan Pers dalam penyelesaian sengketa media secara etik.
Keywords
References
Agung, A., & Putera, G. (2024). Peran Media Sosial Dalam Upaya Penegakan Hukum di Indonesia. 2(1), 14–19.
Alhakim, A. (2022). Urgensi Perlindungan Hukum terhadap Jurnalis dari Risiko Kriminalisasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik di Indonesia. 4.
Fretes, M. D. E., & Kaligis, R. A. W. (n.d.). PEMBERITAAN TVRI PUSAT. Law, P. (2020). De Jure De Jure. 20(10), 259–274.
Nababan, S. (n.d.). Model Komunikasi Humas dalam Literasi Media Sosial (Studi Kasus Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika) Public Relations Communication Model in Social Media Literacy Communication. 1–15.
Nadzirin, M., & Nur, A. (2024). Kebebasan Pers, Tanggung Jawab dan Etika Jurnalistik dalam Lingkungan Media Online yang Kompetitif. 6.
Nikodemus, J. F., Latupeirissa, J. E., Ubwarin, E., & Pattimura, H. U. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Kebebasan Pers (Wartawan) Dalam Melakukan Kegiatan Jurnalistik. 4(7), 568–579.
Pers, U., & Media, R. (1999). REGULASI MEDIA DI INDONESIA (Tinjauan UU Pers dan UU Penyiaran). 137–145.
Ramdani, F. (2024). Kebebasan Pers dan Etika Media ( Telaah Konsep Kebebasan Pers dan Etika Media). 5(4), 93–102.
Sosial, P., Di, P., & Pers, D. (1947). Tinjauan Kritis Konsep dan Aplikasi Teori Pertanggungjawaban Sosial Pers di Dunia Pers Indonesia (Rendra Permana). 1, 273–284.
Similar Articles
- Nazwa Febriyana Putri, Yusrina Mutiara Adienda, Novrian Novrian, Peran Media dalam Pembentukan Ekosistem E-Sport: Antara Hiburan, Bisnis, dan Budaya Digital , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Aisyah Nur Rohmawati, Sari Endah Nursyamsi, Annisa Nuril Hidayah, Asmah Karismah, Erning Tiyas Tri Wulandari, Jurnalisme Warga dan Implikasi Hukum Pers: Kajian Komunikasi Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil dan Lisa Mariana , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Baszliah Nursabrina, Sari Endah Nursyamsi, Ghaisa Zahira Shaffa, Nailah Nurul Qalbina, Salsabila Azahra, Etika Komunikasi Jurnalistik Dalam Pemberitaan Kasus Pencemaran Nama Baik Kasus Septia Dwi Pertiwi vs Mantan Perusahaan , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Dito Agustian, Febiana Aura Annisa, Novrian Novrian, Monetisasi Media Digital Oleh SCM: Model Bisnis Berbayar di Platform Vidio , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Aulia Aisiteri Angelin, Azizah Azzahra, Chairunissa Rizkyka Putri, Naelis Suhada, Penerapan Etika Komunikasi dalam Promosi dan Publikasi Film Animasi Merah Putih: One For All , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Salman Hafidzul Haq, Achmad Fauzi, Bungaran Saing, Panji Maulana, Sahrul Sahrul, Akhsanu Amala Ahmad, Implementasi Kebijakan Pemerintah Indonesia Dalam Mengendalikan Konten Negatif “Ngemis Online” Di Platfrom Media Sosial Tiktok , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Siti Risyda Mahmuda, Putri Mayang Sari, Revi Rahmadani, Thecy Junelmi, Fajrul Falah, Pertimbangan Hakim dalam Dispensasi Nikah Perspektif Fiqih dan Fatwah Ulama , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Adinda Nova Octavia, Achmad Fauzi, Gilang Aditya Kurniawan, Nazwa Febriyana Putri, Rama Dwi Alghifari, Rasim Rasim, Sumarno Manrejo, Yusrina Mutiara Adienda, Peran Pemahaman Cyber Security untuk Keamanan Akun Media Sosial Instagram Mahasiswa , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 2 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Azmiya Fauziah, Emely Laury Simamora, Lia Khoerunisa, Vani Wulandari, Pelanggaran Etika Jurnalistik Dalam Pemberitaan Pesantren Di Televisi Nasional , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Daniel Anggara, Pembelajaran Ips Dengan Memanfaatkan Youtube , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
You may also start an advanced similarity search for this article.