Pertimbangan Hakim dalam Dispensasi Nikah Perspektif Fiqih dan Fatwah Ulama

Authors

  • Siti Risyda Mahmuda Fakultas Ushuluddin dan Hukum, Institut Islam Ma’arif Jambi, Indonesia
  • Putri Mayang Sari Fakultas Ushuluddin dan Hukum, Institut Islam Ma’arif Jambi, Indonesia
  • Revi Rahmadani Fakultas Ushuluddin dan Hukum, Institut Islam Ma’arif Jambi, Indonesia
  • Thecy Junelmi Fakultas Ushuluddin dan Hukum, Institut Islam Ma’arif Jambi, Indonesia
  • Fajrul Falah Fakultas Ushuluddin dan Hukum, Institut Islam Ma’arif Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63217/orbit.v2i2.295

Keywords:

Dispensasi Nikah, Fiqh Islam, Putusan Hakim

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan pertimbangan hakim dalam putusan dispensasi nikah di Pengadilan Agama dengan konsep dispensasi dalam fiqh Islam di tengah meningkatnya permohonan pasca kenaikan batas usia perkawinan menurut UU No. 16 Tahun 2019. Metode yang digunakan adalah studi yuridis–normatif melalui telaah putusan, peraturan perundang-undangan, dan literatur fiqh serta pandangan ulama kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun baik hukum positif maupun fiqh Islam sama-sama menekankan kemaslahatan, pertimbangan hakim di praktik peradilan cenderung lebih longgar dibanding standar substansial fiqh yang mensyaratkan kematangan fisik dan mental secara ketat. Temuan ini berdampak pada pentingnya harmonisasi antara hukum nasional dan fiqh Islam agar dispensasi nikah benar-benar berfungsi sebagai perlindungan terakhir dan tidak membuka peluang terjadinya perkawinan anak.

References

Fauzani, E. (2021). Strategi pemasaran dan diversifikasi produk terhadap volume penjualan buah nanas (Studi kasus pada petani UMKM di Desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi). Citra Ekonomi, 2(1), 100–111.

Kurniawan, B., & Andriani, A. (2017). Analisis kelayakan usaha kecil dan menengah pengelolaan dodol nanas Tulimario Desa Tangkit Baru Muaro Jambi. INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies, 17(1), 67–73.

Mutaqin, K., & Ridwan, A. H. (2024). Strategi konstruktif penguatan ekonomi daerah berbasis inklusi keuangan syariah: Perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Indonesian Journal of Economy and Education Economy, 2(1), 149–161.

Rohimah, S., Al Bari, M. U., & Muharom, F. (2025). Penguatan kapasitas UMKM digital berbasis nilai-nilai Islam di Desa Kacangan, Boyolali. Jurnal Al Basirah, 5(1), 100–118.

Suteja, I. W., & Guruhsetra, T. (2024). Inventarisasi UMKM Desa Tanjung dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi kreatif pedesaan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(3), 822–828.

Wardani, S., & Marlenny, H. (2025). Tafsir pelaku ekonomi terhadap prinsip 'la dharar wa la dhirar' dalam interaksi bisnis syariah. Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 5(1).

Wati, S. S., & Mutia, A. (2025). Pengaruh faktor internal terhadap kinerja UMKM olahan nanas di Desa Tangkit Baru. Bisnis, Jasa dan Keuangan, 1(2), 69–80.

Yacob, S., Lubis, T. A., Ekasari, N., Siregar, A. P., & Rosyid, G. Y. (2023). Inovasi produk selai nanas goreng dengan pemanfaatan teknologi sebagai upaya peningkatan daya saing produk UMKM di Desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Inovasi, Teknologi dan Dharma Bagi Masyarakat, 5(1), 25–27.

Downloads

Published

2026-01-24