Authors

  • Nurli Septiani

    Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jawa Barat, Indonesia

    Corresponding author

  • Sandra Adetya Syarif

    Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jawa Barat, Indonesia

  • Mic Finanto Ario Bangun

    Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jawa Barat, Indonesia

  1. Received2026-07-01
  2. Accepted2026-08-04
  3. Published2026-08-05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan peran ayah terhadap pemilihan pasangan pada perempuan dewasa yang belum menikah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilihan pasangan sebagai salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa serta belum konsistennya hasil penelitian mengenai hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Partisipan berjumlah 134 perempuan dewasa yang belum menikah berusia 20–30 tahun di Indonesia yang pernah tinggal bersama ayah minimal lima tahun pada masa kanak-kanak. Sampel diperoleh menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian terdiri atas Father Involvement Scale (FIS) dan Nine Mate Selection Question (NMSQ). Analisis data menggunakan korelasi Spearman's Rho dan regresi linier sederhana dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan peran ayah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemilihan pasangan. Nilai korelasi sebesar r = 0,159 menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat lemah. Koefisien determinasi (R² = 0,058) menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memberikan kontribusi sebesar 5,8% terhadap pemilihan pasangan, sedangkan 94,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan ayah, semakin baik pertimbangan perempuan dalam memilih pasangan hidup.

How to Cite

Pengaruh Keterlibatan Peran Ayah terhadap Pemilihan Pasangan pada Perempuan Dewasa yang Belum Menikah . (2026). Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara, 2(4), 265-276. https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.348

Download Citation: Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX

References

  1. Anwar, N. P., & Nur, H. (2024). Gambaran pemilihan pasangan hidup (mate selection) perempuan dewasa awal ditinjau dari keterlibatan ayah. Jurnal Psikologi Malahayat, 6(1), 91–106. https://doi.org/10.33024/jpm.v6i1.11107
  2. Ariyani, M., Wahyuni, L. D., & Hamjay, V. M. (2025). Analyzing gender and educational differences in mate selection preferences among Indonesian early adults. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(4), 8030–8039. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.8360
  3. Astrellita, D. A., & Abidin, M. (2024). Peran ayah dalam pengasuhan anak. IDEA: Jurnal Psikologi, 8(2), 72–82. https://doi.org/10.32492/idea.v8i2.8201
  4. Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (Ed. II). Pustaka Pelajar.
  5. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pemuda Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/b2dbaac4542352cea8794590/statistik-pemuda-indonesia-2024.html
  6. Bano, R. P., Saifudin, M., Karolina, A., & Lobwaer, R. (2020). Ekonomi bukan barometer umur perkawinan pertama perempuan. Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial, 11(22), 123–134. https://doi.org/10.35724/jies.v11i2.3148
  7. Boisvert, S., Poulin, F., & Dion, J. (2023). Romantic relationships from adolescence to established adulthood. Emerging Adulthood, 11(4), 947–958. https://doi.org/10.1177/21676968231174083
  8. Cabrera, N. J. (2019). Father involvement, father-child relationship, and attachment in the early years. Attachment & Human Development, 21(6), 587–592. https://doi.org/10.1080/14616734.2019.1589070
  9. Devenport, S., Davis‐McCabe, C., & Winter, S. (2023). A critical review of the literature regarding the selection of long‐term romantic partners. Archives of Sexual Behavior, 52(7), 3025–3042. https://doi.org/10.1007/s10508-023-02646-y
  10. Finley, G. E., & Schwartz, S. J. (2004). The father involvement and nurturant fathering scales: Retrospective measures for adolescent and adult children. Educational and Psychological Measurement, 64(1), 143–164. https://doi.org/10.1177/0013164403258453
  11. Fiqrunnisa, A., Yuliad, I., & Saniatuzzulfa, R. (2023). Hubungan persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan pemilihan pasangan pada perempuan dewasa awal. Psyche: Jurnal Psikologi, 5(2). https://doi.org/10.36269/psyche.v5i2.1396
  12. Gusti, H. K. (2024). Perspektif hukum keluarga Islam tentang dinamika peran orang tua dalam pemilihan pasangan pernikahan menurut adat Jawa dan implikasinya terhadap perlindungan hak-hak anak. Ahkam: Jurnal Ilmu Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(5), 3256–3268. https://doi.org/10.35931/aq.v18i5.3917
  13. Herera, R. A., Annisa, N. M., & Widhyastuti, C. (2025). Pengaruh peran ayah terhadap pengambilan keputusan dalam memilih pasangan hidup pada perempuan fatherless. InSearch (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research), 24(1), 39–44. https://doi.org/10.37278/insearch.v24i1.1259
  14. Havlíček, J., Jelínková, L., Štěrbová, Z., Hanus, R., Kreisinger, J., Kyjakova, P., Schmiedová, L., Bušovská, R., Fialová, J., Schwambergová, D., & Roberts, C. (2023). Women choose romantic partners resembling their father in body odour. Scientific Reports, 13, 1–25. https://doi.org/10.1038/s41598-023-31234-5
  15. Jessee, V., & Adamsons, K. (2018). Father involvement and father-child relationship quality: An intergenerational perspective. Parenting: Science and Practice, 18(1), 28–44. https://doi.org/10.1080/15295192.2018.1405700
  16. Katadata. (2024). Tren perkawinan anak muda turun lagi pada 2024, terendah sedekade. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/6773644eefccf/tren-perkawinan-anak-muda-turun-lagi-pada-2024-terendah-sedekade
  17. Kelkar, S. P., & Natu, S. (2025). From parents to partners: How parental attachment shapes young adults’ romantic relationships. The International Journal of Indian Psychology, 13(2), 4406–4414. https://doi.org/10.25215/1302.391
  18. Kurniawan, E. J., & Sutanto, S. H. (2025). “Know thyself!!”: Kejelasan konsep diri meningkatkan hubungan berkualitas pada dewasa. Psikologi Ulayat, 12, 30–47. https://doi.org/10.24854/jpu955
  19. Leach, L. S., & Butterworth, P. (2020). Depression and anxiety in early adulthood: Consequences for finding a partner, and relationship support and conflict. Epidemiology and Psychiatric Sciences, 29(e141), 1–9. https://doi.org/10.1017/S2045796020000530
  20. Madya, S. H. (2017). Contesting two cultural trends of mate selection in Indonesia. Islamicate Multidisciplinary, 2(2), 122–130. https://doi.org/10.22515/shahih.v2i2.976
  21. Periantalo, J. (2016). Penelitian kuantitatif psikologi (Ed. I). Pustaka Pelajar.
  22. Puglisi, N., Rattaz, V., Favez, N., & Tissot, H. (2024). Father involvement and emotion regulation during early childhood: A systematic review. BMC Psychology, 12(675). https://doi.org/10.1186/s40359-024-02182-x
  23. Putri, M., & Suparman, M. (2024). Pengaruh keterlibatan ayah terhadap preferensi pemilihan pasangan pada anak perempuan dewasa awal. Jurnal Psikologi Konseling, 17(2), 286–298. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69434
  24. Raihana, S. N., & Abdullah, H. M. (2024). Analisis sosiokultural penundaan pernikahan pada wanita karir: Studi kasus Kota Depok. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(August), 17–29. https://doi.org/10.5281/zenodo.13225063
  25. Ratnani, I. P., Mukhlis, & Benazir, A. (2021). Studi deskriptif preferensi pemilihan pasangan hidup antara pria dan wanita pada dewasa awal. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.24014/pib.v2i1.10347
  26. Rosalinda, I., & Michael, T. (2019). Pengaruh harga diri terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 8, 20–26. https://doi.org/10.21009/JPPP
  27. Safitri, N., Ulfa, K., & Salsabila, M. (2024). Preference for life partners in early adult women: The role of self-esteem and father’s involvement? Psikostudia Jurnal Psikologi, 13(3), 354–360. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v13i3.14245
  28. Safitri, R., & Jayanti, A. M. (2023). Harga diri dan kecemasan memilih pasangan hidup wanita dewasa awal fase quarter life crisis. Indonesian Psychological Research, 5(1), 52–58. https://doi.org/10.29080/ipr.v5i1.765
  29. Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.
  30. Satian, R., & Khoiryasdien, A. (2025). Hubungan keterlibatan ayah terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada anak perempuan di Yogyakarta. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7, 897–903. https://doi.org/10.47476/reslaj.v7i3.6399
  31. Setiyawati, D. P., & Sakti, H. (2014). Pengambilan keputusan memilih pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang orangtuanya berbeda suku. Empati: Jurnal Karya Ilmiah S1 Undip, 3(4), 162–171. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7570
  32. Townsend, J. M. (1993). Gender differences in mate preference among law students: Divergence and convergence of criteria. The Journal of Psychology, 127(5), 507–528. https://doi.org/10.1080/00223980.1993.9914888

License

CC BY 4.0

© 2026 Nurli Septiani, Sandra Adetya Syarif, Mic Finanto Ario Bangun

View license

Penggunaan artikel akan diatur oleh lisensi Creative Commons Attribution seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).

Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, selama mereka memberi kredit kepada penulis untuk karya aslinya.

How to Cite

Pengaruh Keterlibatan Peran Ayah terhadap Pemilihan Pasangan pada Perempuan Dewasa yang Belum Menikah . (2026). Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara, 2(4), 265-276. https://doi.org/10.63217/orbit.v2i4.348

Other articles in this issue

Table of Contents →