Pengaruh Keterlibatan Peran Ayah terhadap Pemilihan Pasangan pada Perempuan Dewasa yang Belum Menikah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan peran ayah terhadap pemilihan pasangan pada perempuan dewasa yang belum menikah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilihan pasangan sebagai salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa serta belum konsistennya hasil penelitian mengenai hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Partisipan berjumlah 134 perempuan dewasa yang belum menikah berusia 20–30 tahun di Indonesia yang pernah tinggal bersama ayah minimal lima tahun pada masa kanak-kanak. Sampel diperoleh menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian terdiri atas Father Involvement Scale (FIS) dan Nine Mate Selection Question (NMSQ). Analisis data menggunakan korelasi Spearman's Rho dan regresi linier sederhana dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan peran ayah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemilihan pasangan. Nilai korelasi sebesar r = 0,159 menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat lemah. Koefisien determinasi (R² = 0,058) menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memberikan kontribusi sebesar 5,8% terhadap pemilihan pasangan, sedangkan 94,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan ayah, semakin baik pertimbangan perempuan dalam memilih pasangan hidup.
References
Anwar, N. P., & Nur, H. (2024). Gambaran pemilihan pasangan hidup (mate selection) perempuan dewasa awal ditinjau dari keterlibatan ayah. Jurnal Psikologi Malahayat, 6(1), 91–106. https://doi.org/10.33024/jpm.v6i1.11107
Ariyani, M., Wahyuni, L. D., & Hamjay, V. M. (2025). Analyzing gender and educational differences in mate selection preferences among Indonesian early adults. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(4), 8030–8039. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.8360
Astrellita, D. A., & Abidin, M. (2024). Peran ayah dalam pengasuhan anak. IDEA: Jurnal Psikologi, 8(2), 72–82. https://doi.org/10.32492/idea.v8i2.8201
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (Ed. II). Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pemuda Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/b2dbaac4542352cea8794590/statistik-pemuda-indonesia-2024.html
Bano, R. P., Saifudin, M., Karolina, A., & Lobwaer, R. (2020). Ekonomi bukan barometer umur perkawinan pertama perempuan. Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial, 11(22), 123–134. https://doi.org/10.35724/jies.v11i2.3148
Boisvert, S., Poulin, F., & Dion, J. (2023). Romantic relationships from adolescence to established adulthood. Emerging Adulthood, 11(4), 947–958. https://doi.org/10.1177/21676968231174083
Cabrera, N. J. (2019). Father involvement, father-child relationship, and attachment in the early years. Attachment & Human Development, 21(6), 587–592. https://doi.org/10.1080/14616734.2019.1589070
Devenport, S., Davis‐McCabe, C., & Winter, S. (2023). A critical review of the literature regarding the selection of long‐term romantic partners. Archives of Sexual Behavior, 52(7), 3025–3042. https://doi.org/10.1007/s10508-023-02646-y
Finley, G. E., & Schwartz, S. J. (2004). The father involvement and nurturant fathering scales: Retrospective measures for adolescent and adult children. Educational and Psychological Measurement, 64(1), 143–164. https://doi.org/10.1177/0013164403258453
Fiqrunnisa, A., Yuliad, I., & Saniatuzzulfa, R. (2023). Hubungan persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan pemilihan pasangan pada perempuan dewasa awal. Psyche: Jurnal Psikologi, 5(2). https://doi.org/10.36269/psyche.v5i2.1396
Gusti, H. K. (2024). Perspektif hukum keluarga Islam tentang dinamika peran orang tua dalam pemilihan pasangan pernikahan menurut adat Jawa dan implikasinya terhadap perlindungan hak-hak anak. Ahkam: Jurnal Ilmu Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(5), 3256–3268. https://doi.org/10.35931/aq.v18i5.3917
Herera, R. A., Annisa, N. M., & Widhyastuti, C. (2025). Pengaruh peran ayah terhadap pengambilan keputusan dalam memilih pasangan hidup pada perempuan fatherless. InSearch (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research), 24(1), 39–44. https://doi.org/10.37278/insearch.v24i1.1259
Havlíček, J., Jelínková, L., Štěrbová, Z., Hanus, R., Kreisinger, J., Kyjakova, P., Schmiedová, L., Bušovská, R., Fialová, J., Schwambergová, D., & Roberts, C. (2023). Women choose romantic partners resembling their father in body odour. Scientific Reports, 13, 1–25. https://doi.org/10.1038/s41598-023-31234-5
Jessee, V., & Adamsons, K. (2018). Father involvement and father-child relationship quality: An intergenerational perspective. Parenting: Science and Practice, 18(1), 28–44. https://doi.org/10.1080/15295192.2018.1405700
Katadata. (2024). Tren perkawinan anak muda turun lagi pada 2024, terendah sedekade. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/6773644eefccf/tren-perkawinan-anak-muda-turun-lagi-pada-2024-terendah-sedekade
Kelkar, S. P., & Natu, S. (2025). From parents to partners: How parental attachment shapes young adults’ romantic relationships. The International Journal of Indian Psychology, 13(2), 4406–4414. https://doi.org/10.25215/1302.391
Kurniawan, E. J., & Sutanto, S. H. (2025). “Know thyself!!”: Kejelasan konsep diri meningkatkan hubungan berkualitas pada dewasa. Psikologi Ulayat, 12, 30–47. https://doi.org/10.24854/jpu955
Leach, L. S., & Butterworth, P. (2020). Depression and anxiety in early adulthood: Consequences for finding a partner, and relationship support and conflict. Epidemiology and Psychiatric Sciences, 29(e141), 1–9. https://doi.org/10.1017/S2045796020000530
Madya, S. H. (2017). Contesting two cultural trends of mate selection in Indonesia. Islamicate Multidisciplinary, 2(2), 122–130. https://doi.org/10.22515/shahih.v2i2.976
Periantalo, J. (2016). Penelitian kuantitatif psikologi (Ed. I). Pustaka Pelajar.
Puglisi, N., Rattaz, V., Favez, N., & Tissot, H. (2024). Father involvement and emotion regulation during early childhood: A systematic review. BMC Psychology, 12(675). https://doi.org/10.1186/s40359-024-02182-x
Putri, M., & Suparman, M. (2024). Pengaruh keterlibatan ayah terhadap preferensi pemilihan pasangan pada anak perempuan dewasa awal. Jurnal Psikologi Konseling, 17(2), 286–298. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69434
Raihana, S. N., & Abdullah, H. M. (2024). Analisis sosiokultural penundaan pernikahan pada wanita karir: Studi kasus Kota Depok. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(August), 17–29. https://doi.org/10.5281/zenodo.13225063
Ratnani, I. P., Mukhlis, & Benazir, A. (2021). Studi deskriptif preferensi pemilihan pasangan hidup antara pria dan wanita pada dewasa awal. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.24014/pib.v2i1.10347
Rosalinda, I., & Michael, T. (2019). Pengaruh harga diri terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 8, 20–26. https://doi.org/10.21009/JPPP
Safitri, N., Ulfa, K., & Salsabila, M. (2024). Preference for life partners in early adult women: The role of self-esteem and father’s involvement? Psikostudia Jurnal Psikologi, 13(3), 354–360. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v13i3.14245
Safitri, R., & Jayanti, A. M. (2023). Harga diri dan kecemasan memilih pasangan hidup wanita dewasa awal fase quarter life crisis. Indonesian Psychological Research, 5(1), 52–58. https://doi.org/10.29080/ipr.v5i1.765
Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.
Satian, R., & Khoiryasdien, A. (2025). Hubungan keterlibatan ayah terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada anak perempuan di Yogyakarta. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7, 897–903. https://doi.org/10.47476/reslaj.v7i3.6399
Setiyawati, D. P., & Sakti, H. (2014). Pengambilan keputusan memilih pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang orangtuanya berbeda suku. Empati: Jurnal Karya Ilmiah S1 Undip, 3(4), 162–171. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7570
Townsend, J. M. (1993). Gender differences in mate preference among law students: Divergence and convergence of criteria. The Journal of Psychology, 127(5), 507–528. https://doi.org/10.1080/00223980.1993.9914888
Similar Articles
- Widaderevi Tryanthamie Najla Ufairah, Hema Dayita, Andreas Corsini Widya Nugraha, Pengaruh Self-Compassion terhadap Loneliness pada Mahasiswa Rantau , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Salman Hafidzul Haq, Achmad Fauzi, Bungaran Saing, Panji Maulana, Sahrul Sahrul, Akhsanu Amala Ahmad, Implementasi Kebijakan Pemerintah Indonesia Dalam Mengendalikan Konten Negatif “Ngemis Online” Di Platfrom Media Sosial Tiktok , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Achmad Fauzi, Bungaran Saing, Elly Nurkhayati, Murni Nur Aulia, Sabikah Ophelia, Salma Ahmad, Teknologi Enkripsi untuk Komunikasi Aman , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Azmiya Fauziah, Emely Laury Simamora, Lia Khoerunisa, Vani Wulandari, Pelanggaran Etika Jurnalistik Dalam Pemberitaan Pesantren Di Televisi Nasional , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Aisyah Nur Rohmawati, Sari Endah Nursyamsi, Annisa Nuril Hidayah, Asmah Karismah, Erning Tiyas Tri Wulandari, Jurnalisme Warga dan Implikasi Hukum Pers: Kajian Komunikasi Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil dan Lisa Mariana , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Muhammad Aqshal Sallim, Amelia Fitri Indarti, Hanna Aqeela Humayra, Tugimin Supriyadi, Mengenal Kewirausahaan Melalui Perspektif Psikologi , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Rini Nofsiska Sari, Pengaruh Keterampilan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Anggota Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) di Kecamatan Junjung Sirih , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Dito Agustian, Febiana Aura Annisa, Novrian Novrian, Monetisasi Media Digital Oleh SCM: Model Bisnis Berbayar di Platform Vidio , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Sahrul Layali, Tugimin Supriyadi, Sandra Adetya, Hubungan antara Stres Kerja dengan Aggresive Driving pada Ojek Online , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Tsania Putri Setiadi, Achmad Fauzi, Alya Putri Ayu Lestari, Daffa Dharmawan, Dimastian Bagas Saputra, Muhammad Zihdan Efendi, Ratu Najla Sukaeni, Analisis Kepuasan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi pada Keamanan Informasi Sistem Informasi Akademik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
You may also start an advanced similarity search for this article.