Penerapan Etika Komunikasi dalam Promosi dan Publikasi Film Animasi Merah Putih: One For All

Authors

  • Aulia Aisiteri Angelin Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Azizah Azzahra Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Chairunissa Rizkyka Putri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Naelis Suhada Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63217/orbit.v2i2.251

Keywords:

Etika Komunikasi, Promosi Film, Publikasi Media, Film Animasi, Komunikasi Massa

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan etika komunikasi dalam kegiatan promosi dan publikasi film animasi Merah Putih: One for All sebagai salah satu karya film animasi nasional yang memperoleh perhatian besar dari masyarakat. Promosi film ini dilakukan secara intensif melalui berbagai media, khususnya media digital dan media sosial, dengan menonjolkan tema nasionalisme, persatuan, dan kebanggaan terhadap karya anak bangsa. Namun, setelah film dirilis, muncul berbagai kritik dan tanggapan publik yang menilai bahwa kualitas animasi yang disajikan belum sepenuhnya sebanding dengan ekspektasi yang dibangun melalui promosi. Fenomena tersebut menimbulkan persoalan etika komunikasi, terutama terkait prinsip kejujuran, tanggung jawab, transparansi pesan, serta akuntabilitas komunikator dalam industri perfilman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Objek penelitian meliputi materi promosi film berupa poster, trailer, unggahan media sosial resmi, serta pemberitaan media daring dan tanggapan publik di ruang digital. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori etika komunikasi dan teori tanggung jawab sosial media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi film Merah Putih: One for All secara konsisten menyampaikan pesan nasionalisme dan nilai persatuan, namun masih ditemukan adanya kesenjangan antara citra film yang dibangun melalui promosi dengan realitas kualitas produk yang diterima penonton. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian etika komunikasi serta rekomendasi praktis bagi industri film animasi nasional agar menerapkan strategi promosi yang lebih etis dan bertanggung jawab.

References

Aulia, S. (2023). Penerapan etika komunikasidakwah dalam konten eksperimen sosial toleransi perempuan berhijab pada akun YouTub Zavilda TV (Skripsi, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).

DetikJatim. (2025, Oktober 31). Sinopsis “Merah Putih: One for All”, cerita persahabatan dan cinta tanah air. Detik.com

Fritz, J. (2020). Communication Ethics. New York: Routledge.

Johannesen, R. (2002). Ethics in Human Communication. Illinois: Waveland Press.

Pohan, S AlHafizh,M. & Anggraeni, E. D. (2024). Problematika etika komunikasi privasi pada film Unlocked tahun 2023. Nivedana:Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 5(2), 195–206.

Sopi, P.A., Elmadani, S., Sari,E & Fajrussalam, H. (2022). Analisis etika komunikasi film animasi Syamil Dodo sebagai konten edukasi Islam. JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 5(1), 65–84.

Wardhani,M.K., & Kom, S.I. (2024). Etika dan epresentasi dalam film dokumenter: Tantangan dokumentaris di era post-truth tahun 2024. Profilm Jurnal Ilmiah Ilmu Perfilman dan Pertelevisian, 3(2), 224–241.

Downloads

Published

2026-01-01

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.