Peran Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam Penyelesaian Sengketa Aparatur Sipil Negara (ASN)

Authors

  • Nurul Suci Ramadhani Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Rindu Oktavia Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Tahani Haura Novari Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Tefani Yelzah Putri Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Yulia Hanoselina Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63217/orasi.v2i2.286

Keywords:

The Role of, The Administrative Court, Resolving Civil Servant Disputes

Abstract

Indonesia as a legal state places the rule of law as the main foundation in the administration of government, including in the management of the Civil State Apparatus (ASN) which consists of Civil Servants (PNS) and Government Employees with Work Agreements (PPPK) who often face employment disputes due to official decisions deemed detrimental, such as dismissal, transfer, or disciplinary sanctions. This study aims to analyze the role of the Administrative Court (PTUN) in resolving ASN disputes, examine dispute resolution mechanisms, identify implementation constraints, and formulate strategic efforts to strengthen the effectiveness of PTUN. The research method uses a literature study by examining various scientific sources such as journal articles, books, and relevant laws and regulations. The research findings indicate that PTUN has a vital role in providing legal protection for ASN through the examination of the legality of State Administrative Decisions (KTUN), with resolution mechanisms through administrative efforts to the ASN Consideration Agency (BPASN) and lawsuits to PTUN. However, its effectiveness is hindered by overlapping authorities, lack of legal understanding among ASN, non-compliance with court decisions, and slow judicial processes, thus requiring regulatory harmonization, institutional capacity building, digitalization of the judicial system, legal education, and enforcement of decision implementation to realize justice and legal certainty for ASN as well as a professional and accountable bureaucracy.

References

Abdillah, B. D. (2024). Peran Teknologi Informasi dalam Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan. Literacy Notes, 2(1), 45-62.

Afifah, S. M. (2022). Kewenangan Pengadilan Tata usaha Negara Dalam Menyelesaikan Sengketa Kepegawaian. Prosiding Serina, 2(1), 725-732.

Ardian, A., & Perdana, S. (2025). Faktor Penghambat Upaya Banding Administratif Terhadap Sengketa Pegawai ASN Yang Dijatuhi Hukuman Pemberhentian Dengan Tidak Hormat. EduYustisia, 3(3), 20-24.

Arif, I. A. L., & Boediningsih, W. (2022). Analisis Terhadap Putusan pengadilan Tata Usaha Negara yang terkait dengan Pembatalan Penerapan Pasal 87 ayat (4) UU ASN. Jurnal Esensi Hukum, 4(1), 24-39.

Azzahra, F. (2023). Pemberlakuan Sanksi Administratif: Bentuk Upaya Paksa Meningkatkan Kepatuhan Pejabat Atas Pelaksanaan Putusan Peradilan Tata Usaha Negara (Teori Efektivitas Hukum). Binamulia Hukum, 9(2), 127-140.

Barus, S. I. (2022). Reformulasi pengaturan dan penguatan komisi aparatur. Rechtsvinding.

Firmansyah, & Widodo. (2023). Hambatan pelaksanaan putusan PTUN dan implikasinya terhadap pemulihan hak ASN. (jurnal terindeks).

Firmansyah, A., & Widodo, S. (2023). Hambatan pelaksanaan putusan PTUN dan implikasinya terhadap pemulihan hak ASN. Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 234-251.

Hidayat, T. (2022). Eksekusi putusan peradilan tata usaha negara. Diponegoro Law Journal, 11(4), 567-584.

Ihsan, Lalu. (2014). Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Berdasarkan Undang-Undang No 43 Tahun 1999 dari Aspek Hukum Kepegawaian dan Sistem Peradilan Administrasi. Jurnal IUS, 2(5), 367-384.

Jiwantara, Firzhal Arzhi. (2019). Upaya Administratif Dan Penerapannya Dalam Penyelesaian Sengketa Administrasi. Jurnal Jatiswara, 34(2), 132-142.

Junias, Mariana Ivan. Penyelesaian Sengketa Pegawai Aparatur Sipil Negara. 1-11.

Kurniawan, I. D., & Handayani, F. (2024). Penyelesaian Sengketa Aparatur Sipil Negara: Studi Kasus Surat Keterangan Bupati Dompu. Civics Education and Social Science Journal (CESSJ), 6(1), 12-21.

Kusumawati, R. (2023). Efektivitas Badan Pertimbangan ASN dalam penyelesaian sengketa kepegawaian. Jurnal Kebijakan dan Manajemen ASN, 5(2), 145-162.

Langgeng, Y. S. (2023). Peran PTUN dalam mewujudkan good governance di sektor kepegawaian. Governance: Jurnal Politik dan Pemerintahan, 8(3), 312-329.

Lantaeda, Syaron Brigette, dkk. Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Penyusunan RPJMD Kota Tomohon. Jurnal Administrasi Publik, 4(8), 2

Lianti, L., Shanty, F. E., & Astuti, W. P. (2023). PERAN PTUN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN YANG BERKEKUATAN HUKUM TETAP SEBAGAI LANGKAH EFEKTIF PENYELESAIAN SENGKETA TUN. YUSTISI, 10(2), 76-86.

Maki, Jevantio Yosua, dkk. (2024). Penyelesaian Sengketa Aparatur Sipil Negara Melalui Upaya Administratif. Jurnal Fakultas Hukum Unsrat Lex Privatum, 13(4), 1-8.

Margayaningsih, D. I. (2018). Peran masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa. Publiciana, 11(1), 72-88.

Marinews Mahkamah Agung. (2025). Problematika Eksekusi Putusan PTUN dalam Sengketa Kepegawai. Diakses dari https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/problematika-eksekusi-putusan-ptun-dalam-sengketa-kepegawai-06d

Media Iuris. (2024). Kedudukan Upaya Administratif dalam Dismissal Process dan relevansinya terhadap pemeriksaan di PTUN. Media Iuris, Universitas Airlangga.

Muten, N., Mangoting, R. M., Tangkere, A., & Kumayas, D. A. (2020). Kewenangan Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Pasca Berlakunya Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. University of Bengkulu Law Journal, 5(2), 106-121.

Nugraha, Fajar., & Tarisa A. (2024). Studi Literatur: Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Daya Literasi Indonesia. Jurnal PGSD UNIGA.

Nugroho, B., & Santoso, T. (2022). Dampak putusan PTUN terhadap profesionalisme manajemen ASN. Jurnal Administrasi Negara, 28(3), 289-306.

Nurmaya, L., & Febrina, R. (2021). Implementasi Sistem Merit dalam Rekrutmen ASN di Kabupaten Kampar. Journal of Governance Innovation, 3(1), 73–88.

Permatasari, A., & Wijayanti, D. (2024). Resistensi terhadap sistem merit dalam manajemen ASN: Studi kasus di pemerintahan daerah. Jurnal Kebijakan Publik, 15(2), 201-220.

Prasetyo, E., & Rahayu, M. (2023). Faktor psikologis dan kultural dalam akses ASN terhadap keadilan melalui PTUN. Jurnal Psikologi Organisasi dan Administrasi Publik, 6(1), 67-84.

Pratama, R., & Wijayanti, S. (2023). Efek deterrence putusan PTUN terhadap perilaku pejabat pembina kepegawaian. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 9(2), 178-195.

Rahmawati, N. B., & Tjenreng, M. B. Z. (2025). Peran Good Governance dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Perspektif Teoretis. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5(1), 313-323.

Ramadhan, F., & Putra, A. (2023). Efektivitas upaya administratif dalam penyelesaian sengketa ASN: Studi di Jawa Tengah. Jurnal Hukum Administrasi Pemerintahan, 8(1), 45-63.

Ramadhani, N. S. (2025). Efektivitas Pelayanan Publik pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Prinsip Good Governance. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 75-84.

Rasji, R., Kabalmay, B. L., Erdiyanto, R. P., & Eida, T. S. N. (2025). Peran Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Dalam Mengatasi Ketidakadilan Akibat Penyalahgunaan Status Non-Job Terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 2(1), 912-919.

Rayhan, A., & Wijaya, S. K. (2023). Efektifitas Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Menyelesaikan Putusan Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Peradaban Hukum, 1(1), 61-80.

Rindah, S. (2023). Kontribusi PTUN terhadap akuntabilitas birokrasi dalam pengelolaan ASN. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 10(3), 267-284.

Rurugala, Yeremia Pierre, dkk. (2022). Tinjauan Hukum Banding Administrasi Aparatur Sipil Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Lext Societatis, 10(4), 35-53.

Safitri, E. D., & Sa’adah, N. (2021). Penerapan Upaya Administratif Dalam Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(1), 34-45.

Safiuddin, S., Sensu, L., Tatawu, G., & Dewa, M. J. (2024). Analisis Hukum Upaya Administratif dalam Penyelesaian Sengketa Keputusan Tata Usaha. Halu Oleo Legal Research, 6(3), 773-780.

Said, M., & Erfandi, E. (2023). Tafsir Hakim Judex Facti dan Judex Juris Terkait Batas Maksimal Upaya Administratif. Progresif: Jurnal Hukum, 17(1), 1-23.

Setiawan, B., Rahman, F., & Kusuma, P. (2024). Studi komparatif upaya administratif: Indonesia dan negara ASEAN. ASEAN Administrative Law Review, 5(2), 145-168.

Simanjuntak, E. (2018). Pengujian Ada Tidaknya Penyalahgunaan Wewenang Menurut Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Jurnal Hukum dan Peradilan, 7(2), 237-262.

Subagyo, T., & Mulyani, E. (2024). Reformasi mekanisme eksekusi putusan PTUN: Usulan pembentukan unit eksekusi khusus. Jurnal Reformasi Hukum, 12(1), 78-96.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A., & Kurniawan, B. (2023). Dampak putusan PTUN terhadap praktik manajemen ASN: Studi longitudinal 2018-2022. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Kepegawaian, 7(2), 201-223.

Syahidin, R., & Sulastri, D. (2025). Peran dan Wewenang Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Kepegawaian (Aparatur Sipil Negara). JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM, 18(02), 103-110.

Wibowo, R. (2024). Peran Transparansi dan Akuntabilitas dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan di Kabupaten Subang. Jurnal Studi Administrasi Publik, 9(1), 45-62.

Wijaya, M., & Cahyono, S. (2024). Problematika upaya administratif dalam sengketa kepegawaian: Perspektif empiris. Jurnal Hukum Administrasi, 10(2), 123-142.

Wulandari, D., & Kusuma, R. (2024). Tingkat kepatuhan instansi pemerintah terhadap putusan PTUN: Studi empiris 2020-2023. Jurnal Peradilan Administrasi, 8(1), 56-74.

Downloads

Published

2026-01-14